Manusia itu aneh ya? hehe
Marah, bingung? Kok sering marah-marah...
Sakit, bingung? Kenapa kok sering di sakiti...
Bahagia, bingung? Mau ngapain selain harus bersyukur...
Tapi dari sekian rasa itu, rasa yang pernah kita miliki,
Pasti lebih bersyukur jika hidup, selalu ada rasa bahagia, meskipun tidak selamanya seperti itu... :)
Allah SWT, pasti mendengar doa & harapan kita untuk ke depannya...
"I believe it..."
Ya meskipun kita merasa "itu tidak mungkin"...
Awalnya saya memang sering merasakan seperti itu
Tapi perlahan...alhamdulillah rasa itu hilang
setelah Allah SWT mulai mewujudkan satu persatu keinginanku... :)
Bagaimana rasanya, jika Allah SWT memberikan seseorang yang terbaik dalam hidupmu?
Bagaimana rasanya, jika Allah SWT memberikan apa yang kamu inginkan?
Bagaimana rasanya, jika Allah SWT mendengar semua doa-doa terbaikmu?
Pasti kita bersyukur "Alhamdulillah...Allahu Akbar..."
Allah SWT telah memberikan seseorang yang terbaik untuk kehidupanku saat ini...
Tetapi belum tentu dia tetap menjadi yang terbaik untukku ke depannya...
Allahu Alam... :)
Hanya bagaimana cara kita mempertahankan, merawat & menjaga apa yang kita miliki saat ini...
karena belum tentu ke depannya kita mendapat seperti saat ini...
Selalu ingat...
Bagaimana dia mengingatkanku untuk sholat 5 waktu?
Bagaimana dia mengingatkanku untuk hidup sehat?
Bagaimana dia mengingatkanku untuk terbiasa kuat mental?
Bagaimana dia mengingatkanku untuk berpikir kritis?
Itu anugerah terbaik yang Allah SWT berikan selama hidupku...
Amanah terbesar yang Allah SWT berikan untukku bagaimana agar aku bisa menjaganya...
" Jika engkau bertanya, mengapa kamu mencintaiku?, Saya menjawab, "Aku mencintaimu karena Allah"
19 Feb
Cahaya Hatiku
* Surat Cinta Biasa *
- Pengorbanan -
Saat berada di suatu keadaan yang membuat orang lain tidak merasa di rugikan, pasti akan berakhir bahagia...
Tapii......
Saat seseorang berada di suatu keadaan di mana, mau g mau harus memilih orang-orang di sekitarku yang ku sayang??
Saat seseorang di hadapkan suatu pilihan untuk mengambil keputusan tegas??
Hanya sakit & bimbang yang ku dapat...
Menginginkan kebahagiaan untuk semua pihak...
Menginginkan senyuman dari semua pihak...
Ternyata semuanya sia-sia...
Setelah rasa sakit ini telah di sembuhkan,
Ternyata ada rasa yang lebih sakit saat harus memilih suatu pilihan tanpa ada solusi terbaik...
Aku mencoba tegar, mencoba kuat...
Tapi akupun masih punya perasaan, di mana saat aku ingin semuanya selesai, aku tidak punya jalan pintas...
Apa yang seharusnya ingin ku lakukan, semua terhambat...semua hanya harapan...
Aku tidak ingin menyakiti siapapun...
Tapi akupun tidak bisa melakukan apa-apa...
Tuhaan...
Mungkin ini ujian dari-Mu...
Ujian yang bisa membuatku dewasa...
Ujian yang bisa membuatku mandiri...
Ujian yang bisa membuatku mengambil keputusan secara bijaksana...
Tapi aku bukan seseorang yang tegar saat hati ini di hadapkan dua pilihan...
Dua pilihan yang HARUS di lakukan...
Seperti inikah rasanya mengorbankan suatu perasaan??
Seperti inikah rasanya di keadaan & situasi bimbang??
Semua petunjuk & jalan keluar hanya Allah SWT yang tau...
Lyric "Cinta Putih"
By : Kerispatih
Apa jadinya hati yang terbagi
Diseparuh perjalananku
Rusaklah sudah cinta putih ini
Keinginan tiada sejalan dengan kenyataan hidup
Betapa ku pasrahkan hatiku
B'tapa aku mencintaimu
Tapi apa yang kau beri untukku
Kau tukar semua dengan luka dan kesakitanku
Reff :: Khianati...
Sebisa dirimu mengkhianati
Karena kupastikan kelak kau mohon aku
Untuk kembali padamu lagi ..
Betapa ku pasrahkan hatiku
B'tapa aku mencintaimu
Tapi apa yang kau beri untukku
Kau tukar semua dengan luka dan kesakitanku
Back to Reff
Khianati...
Sebisa dirimu mengkhianati
Karena kupastikan kelak kau ,
pinta aku ,mohon aku . ingin aku ..
Untuk kembali padamu lagi ..
Saat aku mulai lelah dengan semuanya, saat itu juga sebuah keputusan harus ku ambil & mencoba untuk menerima semua hal yang sebenarnya tidak ku terima...
Lyric "Pergi Saja"
By : Geisha
Terima kasih tuk luka yang kau beri
Ku tak percaya kau tlah begini
Dulu kau menjadi malaikat di hati
Sampai hati kau telah begini
Berkali-kali kau katakan sendiri
Kini ku tlah benci, cintaku telah pergi
Pergi saja kau pergi, tak usah kembali
Percuma saja kini hanya mengundang perih
Cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini
Janji yang selalu ku ingat hingga mati
Kau setia hingga ku kembali
Berkali-kali kau katakan sendiri
Kini ku tlah benci, cintaku telah pergi
Pergi saja kau pergi, tak usah kembali
Percuma saja kini hanya mengundang perih
Buang saja kau buang cinta yang kemarin
Perasaan tak mungkin percayamu lagi
Cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini
Pergi saja kau pergi, tak usah kembali
Percuma saja kini hanya mengundang perih
Buang saja kau buang cinta yang kemarin
Ooo percayamu lagi
Tinggalkan saja diriku, semua kan percuma
Cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini
(Berada di saat-saat rasa itu muncul : perih, sakit...yang seharusnya aku merasakan sebuah kebahagiaan, semua harapan ternyata sia-sia & hilang seketika saat mata ini mengetahui, telinga ini mendengar, saat mulut ini diam, dan saat pikiran sulit untuk di kendalikan...tapi yang selalu merasakan hanya "hati & perasaan" ini...bagaimana sakitnya di khianati, bagaimana sakitnya tidak di hiraukan, bagaimana sakitnya ditinggal oleh suatu kesibukan??)
tapi semua itu membuatku belajar banyak hal... :)








