Calon suamiku…
Sengaja kusimpan rapi rindu ini,
Hanya kutorehkan dalam bait-bait tinta untukmu,
Yang saat ini belum bisa kuhaturkan padamu.
Hingga saatnya nanti tiba,
Ketika sebuah ikatan suci mengikat jiwa dan raga kita,
Dalam sebentuk ketaatan dan cinta,Upayaku menjadi sebaik-baik perhiasan dunia..
Calon suamiku..
Hari bahagia itu masih beberapa bulan lagi,
Tapi aku sudah merinduimu,
Engkau yang belum pernah hadir dalam episode kehidupanku,
Engkau yang sama sekali tak kukenal sebelumnya,
Pertemuan kita sekali saja..
Saat kau melihatku dan aku melihatmu
Sebuah proses syar’i yang diajarkan oleh Rosul kita yang mulia
Itu sudah cukup bagiku ,Untuk mantap dalam memilihmu..
Calon suamiku..
Bukannya aku ingin membanggakan diri,
Aku memilihmu bukan karena hartamu.
Sebab pernah datang padaku sebelummu seorang yg lebih kaya darimu,
Aku mantapkan hatiku bukan karena parasmu.
Sebab pernah datang padaku sebelummu seorang yg lebih tampan darimu,
Aku putuskan dirimu tuk jadi IMAMku bukan kerana nasab dan kedudukanmu.
Sebab pernah datang padaku sebelummu seorang yg lebih bangsawan dan berpangkat darimu.
Tapi aku tak mau hanya harta, paras, dan nasab atau kedudukan mereka..
Aku tak mau menyia-nyiakan sisa hidupku untuk mereka..
Yang kurang agama dan akhlaqnya..
Tapi aku ingin jadi orang yg beruntung seperti sabda Nabi kita..
“Wanita itu dinikahi karena empat perkara iaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung.” (HR. Al-Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466)
Untukmu calon suamiku...
Ku memilihmu karena telah sampai berita kepadaku ,
Bahwa kau memiliki pemahaman aqidah yg lurus.
Kau mengusahakan sholat lima waktumu di masjid selalu,
Kau senantiasa mengamalkan sunnah-sunnah Rosul-Mu.
Kau upayakan dirimu tak ketinggalan hadir di majelis ilmu,
Serta alasanmu menikahiku adalah untuk menjaga kehormatanmu.
Telah pula sampai berita dari teman-temanmu,
Bahwa dirimu adalah sesosok yang baik dalam berperilaku.
Bahkan orangtua dan saudaramu memujimu..
Rasulullah Shalallohu’alayhiwasallam bersabda, "Bila datang kepada kalian orang yang kalian senangi akhlak dan agamanya, maka nikahkanlah dia. Bila kalian tidak melakukannya, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan yang besar di bumi." (Shahih at-Tirmidzi 3/305).
Calon suamiku..
Bukannya diri ini mencari kesempurnaan
Karena kutahu sebagaimana ada dalam diriku, pun pasti ada cela dalam dirimu
Calon suamiku....
Hari-hariku merayap lambat
Ketika ku hanya bisa berusaha sabar menantimu
Mengikrarkan akad yang kan menjadikanku halal bagimu
Tak ingin menodai proses yang selama ini diperjuangkan benar-benar syar’i
Calon suamiku..
Jika kau juga merinduiku,
Maka bersabarlah,
Tetaplah mengokohkan aqidah,
Tegarlah dalam menegakkan sunnah,
Istiqomah dalam berakhlaqul karimah,
Bersemangatlah dalam mencari maisyah,
Karena ku disini menantimu,
Dengan segenap rindu dan kesabaranku…
Dengan do’a yang kulantun di hembus angin…
Agar ALLAH senantiasa menjagamu..
Memudahkan urusanmu..
Menjadi bermanfaat bagi kaum muslimin, tak hanya bagiku..
SR & AF ^_^
Sepucuk surat untuknya... :)
Diposting oleh
Shinta R. Wulandari
|
Label:
Artikel
Read User's Comments(0)
Suami = Tangan Kanan-Nya :)
Diposting oleh
Shinta R. Wulandari
|
Label:
Artikel
Bagiku...
* Suamiku adalah tangan kanan ALLAH yg tanpa ridhonya semua apa yg aku lakukan tidak akan berkah...
* Suamiku adalah pilihan hidupku jadi jalan sepahit apapun akan aku lewati karena itu sudah menjadi pilihan hidupku.
* Tidak boleh ada kata menyesal (Naudzubillahmindzalik)
* Suamiku adalah salah satu jalan terbesar untukku memasuki pintu syurga-Nya ALLAH AZZA WA JALLA.
* Dan Suamiku adalah satu-satunya teman sejatiku di dunia karena dia pasti tidak akan menyesatkanku.
Nb : Jangan sampai kemarahan kita pada suami membuat kita mudah ditunggangi setan.
Jika kebaikan kita tidak terbalas oleh suami, percayalah ALLAH yang mempunyai cara untuk membalas kebaikan kita.
Aamiin Ya Rabb... :)
SUBHANALLAH... :)
Diposting oleh
Shinta R. Wulandari
|
Label:
Artikel
Aku tak mau suamiku berdosa..
Maka ku pakai jilbabku, berusaha menutup sempurna auratku...
Aku tak mau suamiku berdosa...
Maka ku lengkapi diriku, dengan ajaran agama, agar dapat membedakan, antara yang benar
dan salah..
Aku tak mau suamiku berdosa,...
Lantas aku batasi pergaulanku...dengan yang bukan mahramku..
Aku tak mau suamiku berdosa....
Lantas aku menjaga diriku, agar terhindar dari fitnah manusia..
Aku tak mau suamiku berdosa...
Karena aku sayang suamiku...dan aku tak mau suamiku terpeleset Ke neraka jahanam karena diriku...
Aku tak mau suamiku berdosa....
Karena aku...Aku tak mau suamiku berdosa..
05-06-1989 & 28-05-1979
Sang Maha Cinta
Diposting oleh
Shinta R. Wulandari
|
Label:
Artikel
(Nasehat Orang Tua Kepada Anaknya)
Anakku
hari ini ayah bundamu
menangis bahagia
. . .
Bahagia
melihatmu sudah beranjak dewasa
. . .
Bahagia
melihatmu sudah siap berumah tangga
. . .
Bahagia
melihatmu telah menemukan
tambatan hati
yang bersamanya
engkau akan mengarungi
luasnya samudera kehidupan
dimana kalian akan mengguratkan
tapak-tapak sejarah yang tiada terlupakan
. . .
Anakku,
Hari ini ayah bundamu melepaskanmu
dengan tangis dan tawa
Sebagai orang tua
yang kehilangan buah hatinya
sekaligus menemukan jati diri anaknya
. . .
Bahwa
engkau bukanlah milik kami
Karena kami ini tak lebih
hanya hamba yang mendapatkan amanah
dari Sang Maha Memiliki
. . .
Untuk sekedar menyiapkanmu
mengarungi jalan hidupmu sendiri
. . .
Sebuah bentangan jalan hidup
yang sangat berbeda
dengan yang telah kami lalui
. . .
Hidupmu adalah milikmu
hidupmu adalah milik anak-cucumu
hidupmu adalah milik orang-orang
yang membutuhkanmu
di zamanmu
. . .
Bukan milik ayah bundamu
meskipun kamilah penyebab kelahiranmu
. . .
Bukan milik ayah bundamu
meskipun kamilah yang mendidikmu
. . .
bukan milik ayah bundamu
meskipun kami sungguh mencintaimu
dengan sepenuh rindu
. . .
Sayangku
Hari ini ayah bundamu berlapang dada
melihatmu dalam kain kebaya
yang menandai perjalanan
hidup barumu yang penuh cinta
. . .
Meskipun
cinta tidak selalu bermakna tertawa
karena cinta juga bisa berwujud tangis
antara bahagia dan derita
antara suka dan duka
antara kegagalan dan kesuksesan
antara kesempitan dan kelapangan
. . .
Tak apa
biarkanlah kehidupan menampakkan
dirinya dengan seribu wajah
tetapi ia tidak akan pernah bisa berdusta
kepada orang-orang yang menyapanya
dengan penuh rasa cinta
bahwa kehidupan ini akan menjadi surga
bagi para pengabdi cinta
. . .
Cinta
akan menjadi kekuatan yang tiada tara
dalam mengarungi ganasnya kehidupan
yang seringkali menjungkirbalikkan
siapa saja yang melaluinya
dengan kebencian
. . .
Cinta
menjadi layar yang kokoh tiada bandingnya
dalam menjalankan biduk rumah tangga
yang seringkali dihempas gelombang
Dan menceraiberaikan
siapa saja yang ada di dalamnya
sambil menyelamatkan mereka
yang tak ikut bersalah
. . .
Cinta
menjadikan seseorang kuat bertahan
dalam beratnya ujian dan cobaan
menjadikan seseorang peka
dan penuh kepedulian
serta menjaganya
dalam indahnya kerhamonisan
Karena
Cinta adalah perwujudan DIA
Sang Maha Cinta
yang selalu bersama mereka
yang menggelorakan Sifat-sifat-Nya
yang penuh cinta
. . .
Anakku,
Sayangku, Cintaku
Hari ini ayah bundamu berpesan
warnailah lembaran hidupmu dengan cinta
iringi langkahmu dengan cinta
alirilah pembuluh darahmu dengan cinta
hiruplah nafasmu sepenuh cinta
dampingi suamimu dalam cinta
belailah anak-anakmu
dan seluruh generasi sesudahnya
dengan cinta
. . .
Karena itu berarti
engkau telah menghadirkan
Sang Maha Cinta
ke dalam seluruh geletar jiwamu
dan kehidupanmu
DIA akan memberkatimu
dengan segala rahmat-Nya
yang penuh cinta
. . .
Dengan menyebut nama-Nya
Dzat Yang Menguasai dan menjadi Sumber
Segala Cinta
. . .
Hari ini
Ayah bundamu berdoa
semoga hidupmu akan terus
mengalirkan rasa cinta
untuk suamimu, anak-anakmu
cucu-cucumu
dan seluruh generasi sesudahmu
Karena dengan cinta itulah
engkau akan menapaki hidup bahagia
di dalam ridha-Nya
Dan meleburkan diri dalam harmoni
Dzat Penguasa Jagat Semesta
Sang Maha Cinta
. . .
Ridha ayah bundamu
semoga menjadi ridha Allah kepadamu
Aamiin yaa mujiibas saailin
. . .
Rambut Keriting atau Lurus?
Diposting oleh
Shinta R. Wulandari
|
Label:
My Tips
Rambut Keriting
Dengan rambut ikalnya, seorang wanita akan terlihat lebih seksi dan itulah yang membuat kebanyakan pria menyukai model rambut ini, selain dengan rambut keriting, seorang wanita terlihat lebih feminin. Itulah kesan yang dihasilkan dari rambut ikal tersebut. Efek negatifnya, rambut yang dikeriting lebih rentan kering. Hal ini karena poros rambut terbuka yang akhirnya menyebabkan tiap helai rambut kehilangan kelembapannya. Rambut keriting cocok untuk mereka yang berwajah tirus atau wajah dengan rahang keras karena dapat memperlembut dan meyamarkan bentuk wajah.
Teknik Pemotongan
- Setelah melalui proses pengeritingan dan ingin membentuk model rambut, sebaiknya minta agar rambut dipotong dalam keadaan kering agar bentuk yang dihasilkan tidak berbeda.
- Jangan dipotong dengan model layering atau teknik chopping. Model layeringakan membuat rambut terlihat tipis sehingga merusak kesan indah dari rambut keriting membuat rambut ber-volume.
- Buat model long layers antara leher dan bahu sehingga rambut terlihat lebih rapi.
Perawatan Rambut Keriting
Permasalahan yang dihadapi rambut keriting adalah rambut menjadi kering dan rapuh. Maka, cara merawatnya adalah:
- Jangan terlalu sering mencuci rambut. Keramas dapat dilakukan 2 hari sekali agar kelembapan rambut tidak mudah hilang.
- Gunakan deep conditioner saat tidak sedang keramas. Pada saat mandi, Anda dapat membasahi rambut, mengoleskan deep conditioner, kemudian dibilas.
- Untuk menambah kelembapan rambut, dapat menggunakan conditioner tanpa bilas. Gunakan pada ujung-ujung rambut.
- Agar rambut menjadi kuat, gunakan masker rambut seminggu sekali.
Rambut Lurus
Smoothing yang menghasilkan rambut menjadi lurus akan menghasilkan penampilan yang terlihat lebih rapi dan terkesan profesional. Rambut lurus cenderung lebih berkilau karena protein yang masuk terkunci sehingga rambut lebih lembap. Tetapi, rambut lurus kurang cocok untuk Anda yang berwajah tirus atau memiliki wajah yang kecil.
Teknik Pemotongan
- Model layering atau model rambut lain yang menipiskan daat menjadi pilihan. Dengan ditipiskan, rambut terlihat lebih bertekstur dan bervolume.
- Teknik potongan tumpul atau blunt cut pada tulang selangka dan dada yang akan membuat wajah terlihat lebih segar.
Perawatan Rambut Lurus
- Dapat menggunakan shampo khusus untuk rambut lurus. Jika tidak, cukup menggunakan sampo yang mengandung bahan anti kusut.
- Pakai kondisioner ringan. Karena rambut lurus cenderung berminyak, maka hindari menggunakan deep conditioner yang akan membuat rambut terlihat berminyak dan lepek.
- Agar tidak rusak, dapat menggunakan produk khusus perawatan rambut lurus yang berfungsi memperbaiki kutikula rambut dan sebagai antioksidan.
Jika ingin melihat bagaimana penampilan Anda setelah dikeriting atau diluruskan, Anda dapat mencobanya secara temporer dahulu. Misalnya, mengeriting rambut dengan dengan alat pengeriting termporer atau menggunakan roll rambut. Meluruskan rambut sementara dapat dilakukan dengan alat catok. Jangan lupa menggunakan serum sebelum menggunakan alat-alat tersebut agar rambut tidak menjadi rusak.
Langganan:
Postingan (Atom)








